Top Ad unit 728 × 90

PRESIDEN JOKOWI INGATKAN GIZI ANAK DAN MENINJAU PROGES JALAN TOL BATANG - SEMARANG


Tribratanews Polres Batang - Kunjungan Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo ke kabupaten Batang dalam rangka memberikan makanan tambahan berupa biskuit pada ibu hamil dan anak sekolah  yang berlangsung di Kampung nelayan Desa Klidang Lor, Senin  (9/1/17).
Sejumlah 1000 paket makanan tambahan dibagikan kepada 400 untuk anak SD, 250 makanan tambahan untuk ibu hamil, 350 keluarga miskin atau gizi buruk.
Dalam acara, tampak Menteri kesehatan  Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K), Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. H. Heru Sudjatmoko, M.Si, Pangdam IV Diponegoro  Mayjen TNI Jaswandi, Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum. , Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo.



Presiden Jokowi di kampung nelayan mengingatkan pada ibu hamil dengan usia kehamilan 1-3 bulan untuk  mengkonsumsi biskuit dua keping per hari, usia kehamilan 4-8 bulan mengKonsumsi tiga keping/ hari, anak usia satu tahun enam keping/ hari dan satu tahun hingga lima tahun 12 keping/ hari. Agar mampu bersaing dengan Negara lain perlunya diperhatikan sumber daya manusia.
 "Kami minta gizi anak-anak terjamin. Selain itu, ibu hamil juga perlu sumber protein tahu, tempe, telur,daging dan ikan, apalagi disini dekat dengan laut," ujarnya.
 Presiden berharap pemberian makanan tambahan pada anak usia sekolah dan ibu hamil ini agar anak bisa pandai, cerdas dan tumbuh normal.
 "Negara berharap anak-anak bisa pandai dan sehat agar kita dapat bersaing dengan negara lain karena dalam kurun 10 tahun hingga 20 tahun ke depan kita menghadapi persaingan yang berat sekali. Oleh karena itu, kenapa diberikan makanan gizi tambahan agar bisa sehat," katanya.
 Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) mengatakan berdasar data jumlah anak-anak  dengan status kekurangan gizi di Kabupaten Batang masih relatif cukup tinggi, memang angka tersebut lebih tinggi dari rata – rata provinsi Jawa Tengah , yaitu 16 persen,  yang seharusnya 9,4 persen.

Menkes menitipkan pada Menteri Kelautan dan Perikanan jika ibu hamil di kampung nelayan untuk membiasakan makan ikan.

"Ibu-ibu hamil yang kekuarangan gizi rawan mengalami kejang-kejang dan kekurangan darah. Presiden sudah menitipkan anak-anak hidup sehat dan cerdas agar bisa menjadi negara yang kuat," ujarnya.

Bupati Batang yoyok Riyo Sudibyo melaporkan di tahun 2016 Kabupaten Batang yang dulu sebagai Kabupaten termiskin di Jawa Tengah nomor dua, data dari survei BPS tahun 2016 Kabupaten Batang sudah Bisa Lepas dari Kemiskinan di Jawa Tengah.
“ Bahkan Batang bisa meninggalkan lima belas kota Kabupaten lain di Jawa Tengah yang masih kategori miskin,” Jelasnya.
Di Tahun 2016 kemarin jumlah ibu hamil di Kabupaten Batang kurang lebih 13.337 orang, memang, masih cukup tinggi dan untuk gizi buruk ada 36 anak yang terdata. “ saya yakin bahwa sebetulnya masih banyak lainya yang belum terdata,” terangnya.     
 Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo memberikan kuis dengan di berikan hadiah sepeda gunung, kepada anak sekolah dan ibu hamil yang hafal Pancasila dan Provinsi yang ada di Indonesia serta untuk menyebutkan nutrisi tambahan protein bagi ibu hamil.

Presiden Joko Widodo dalam kunjunganya Ke Kabupaten Batang menyempatkan untuk meninjau proyek jalan Tol Batang – Semarang, yang berada di Desa Kecepak Kecamatan Kandeman.
Presiden mengatakan perjalanan pembangunan jalan tol untuk Batang – Semarang sejak saya menjadi Wali Kota Solo merupakan masalah besar,  yang tidak cepat di selesaikan sejak tahun 1996, namun sekarang untuk tahun ini dapat di selesaikan.

 “Hari ini khusus yang di Kabupaten Batang selesai 100% dalam pembebasan tanahnya, Kemudian  yang Kendal – Semarang pembebasan tanahnya akhir Pebruari maksimal 100% dan  kalau pembebasan tanahnya selesai pembangunan kontruksi akan kebut – kebutan yang akan di laksanakan sampai tiga shif,”ujarnya.

Jokowi juga mengatakan Jalan tol akan bisa di pakai pada saat lebaran nanti tahun 2017 untuk mengurangi kepadatan jalan pantura, progres seperti ini di sebabkan karena memang pembebasan lahan yang cepat karena undang – undangan memberikan dukungan dan yang yang kedua kita memiliki dana talangan yang mempercepat penyerapan dan pembayaran, jalan tol dikerjakan tidak hanya satu shif.
“Kecepatan – kecepatan seperti ini di lapangan akan kelihatan realisasi dalam lima tahun kita mengejarkan berapa kilometer akan kelihatan sekali,” tutur Jokowi
Di katakan juga untuk lebaraan tahun ini jalan tol dari Brebes – Semarang bisa di pakai namun belum sempurna, kita akan usahakan bisa di pakai. 

“ Adapun untuk dana talangan yang di siapkan oleh pemerintah untuk jalan  tol yang mangkrak  sebanyak Rp. 32 Triliun dengan penyerapan yang sangat cepat,” tandas  Presiden.

( H. Abdika )
PRESIDEN JOKOWI INGATKAN GIZI ANAK DAN MENINJAU PROGES JALAN TOL BATANG - SEMARANG Reviewed by HUMAS POLRES BATANG on 1/09/2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by TRIBRATANEWS POLRES BATANG © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.